//
archives

kritik sosial

This category contains 4 posts

Menyuntik ’emosi’ ke dalam karya.

Siapa yang tak melenting apabila ‘karya’ yang dipaterikan dengan ‘jiwa’ itu dikomen macam-macam. Karya penuh jiwa tu. Penuh Emosi. Karya dibikin untuk kepuasan diri sendiri. Kepuasan orang lain adalah ‘bonus’.

Minimalist!

Minimalist dalam konteks aku, bermaksud melakukan kerja yang berkesan dengan kadar yang optimum. Design grafik juga sesuai minimalist, dengan mengurangi unsur ‘fine art’ yang menyerabutkan. Minimalist adalah cenderung robot, cenderung hasil. Jikalau ingin bereksperimentasi dengan kamera LC-A, menyusun lagu nan kompleks lagi mendalami jiwa, berpantun puisi sesuka hati, nah ketepikan minimalistmu! Jikalau ingin bershopping, dampinglah … Teruskan membaca

Bergelap dengan kreatif

Ini adalah suasana yang biasa di Sabah. Putus bekalan listrik dan juga bekalan air. Aku habiskan waktu bergelap dengan berkreatif.      

Kasut lusuh, jangan kau perkecilkan!

Satu tika dulu ia amat bertenaga. Ya, kini tinggal memori basi. Ia tidak pernah memperkecilkan atau mempersoalkan kasut baru. Hargai kasut lusuh ini, sebelum ia diam pergi seribu bahasa.